Agent adalah LLM yang diberi kemampuan memanggil tools dan membuat loop reasoning. Berbeda dari chatbot, agent bisa bertindak — bukan cuma menulis teks.
Anatomi Sebuah Agent
System prompt — peran dan aturan
Tools — fungsi yang bisa dipanggil (search, calculator, API call)
Memory — context yang dipertahankan antar step
Loop — mekanisme "think → act → observe → think again"
Contoh: Agent Riset Harga
@tool
def search_price(product: str) -> dict:
"""Cari harga terkini produk di marketplace"""
return api.search(product)
agent = Agent( model="claude-opus-4", tools=[search_price], system="Anda asisten riset harga..." ) agent.run("Bandingkan harga iPhone 16 di 3 marketplace")
Pitfall Umum
Terlalu banyak tools → agent bingung pilih mana. Mulai dari 3-5.
Tool description jelek → agent tidak tahu kapan pakai. Tulis description jelas dengan contoh.
Tanpa maksimum iterasi → agent bisa infinite loop. Selalu set
max_iterations.Tidak ada observability → susah debug. Log setiap tool call.
Framework Populer 2026
LangGraph — agent graph stateful
CrewAI — multi-agent collaboration
Anthropic Computer Use — agent yang kontrol UI
AutoGen — Microsoft, agent conversation
Mulai dari 1 agent + 1 tool. Bangun kompleksitas bertahap.